15 Jun 2017

Aku si Debu Tanah



Aku si Debu Tanah

Aku adalah debu tanah. Allah yang merencanakan aku sebelum orangtuaku berkenalan bahkan menikah. Tuhan yang tahu persis untuk apa aku terlahir ke dunia ini (walau sampai saat ini aku masih bertanya maksud Tuhan itu).

Aku adalah debu tanah. Yang sama sekali tidak punya hak untuk diriku sendiri. Karena belas kasihanNya sajalah aku boleh bernafas hingga detik ini.

Aku adalah debu tanah, aku tidak boleh angkuh. Karena jika Tuhan marah, aku bisa saja ditiup dan lenyap.

Walau aku adalah debu tanah, tidak boleh seorangpun meremehkan keberadaanku karena Tuhan yang memimpinku kemana Dia mau. Aku berharga walau aku debu tanah yang lemah.

Jika aku tidak mengerti tujuan Tuhan, maka sia-sialah hidupku.

Tidak ada komentar: